Ksatriya
Manusia CerdasMakhluk paling cerdas dan ahli dalam perdagangan serta pemerintahan.
- · +10% Pajak Harian
- · +50% Maks Ilmu Pengetahuan
ꦗꦒꦢ꧀ ꦫꦪ·Pancer Kamulan
"Di tanah Pancer Kamulan, para Raja bangkit dari kegelapan..."
Bangun kerajaanmu dari reruntuhan, kuasai aji-aji kesaktian leluhur, dan rebut Mahkota Tirtapawitrasari dari puncak Mahameru.
Setiap purnama satu singgasana ditegakkan, dan satu lagi luruh menjadi abu. Nama yang tak sanggup bertahan terhapus dari Pancer Kamulan selamanya.
Dunia Kurusetra dibangun ulang: event baru, makhluk yang dirombak, dan aturan perang yang berubah.
Dulu peringkat mingguan antar Dewan Raja. Kini pertarungan bebas perorangan. Game Master membuka duel, siapa pun yang memenuhi syarat boleh ikut, dan peserta bebas saling serang tanpa batas dewan. Hadiah jatuh ke 10 peringkat teratas.
Jatayu tidak lagi merapal atau memata-matai secara manual. Sebagai gantinya, setiap kemenangan menyerang otomatis menjatuhkan kutukan dan menjarah sumber daya; setiap kemenangan bertahan memberi berkah.
Aji-ajian penguatan Wanamarta kini bisa dirapal untuk sesama anggota Dewan Raja, bukan hanya untuk diri sendiri.
Kutukan Dedemit kini menghentikan pertumbuhan pasukan, memusnahkan poin ilmu, dan mengunci pembelajaran selama 4 hari, dan tidak bisa ditumpuk.
Pancer Kamulan adalah sebuah wilayah yang terbagi menjadi 5 bagian yaitu Pancer, Ringin Sewu, Setra Gandamayit, Setra Geni, dan Bukit Kiskenda. Wilayah ini dihuni oleh berbagai macam makhluk seperti Ksatriya, Wanamarta, Jatayu, Kurawa, Raksasa, Dedemit, Wirabumi, dan Tibrasara.
Masing-masing bagian wilayah tersebut dipisahkan oleh sungai yang sangat besar dan luas bernama Segoro Kalen atau lebih dikenal dengan nama Sungai Tirtapawitrasari. Konon kabarnya, sungai ini bermata air di Gunung Mahameru, di bagian wilayah Pancer dan terpancar dari sebuah Mahkota yang berwarna keemasan bernama Mahkota Tirtapawitrasari. Mahkota inilah menjadi simbol kekuasaan di kawasan Pancer Kamulan.
Selain itu, Pancer Kamulan juga terkenal akan nuansa gaib bulan purnama dimana disetiap malam bulan purnama tiba, secara gaib, di lereng-lereng Mahameru bermunculan tongkat yang terbuat dari kayu jati dan memiliki pancawarna gaib yang sangat kuat. Para penghuni Pancer Kamulan sering menyebutnya Tongkat Tirtapawitrasari. Tongkat inilah yang sering mereka cari dan mereka perebutkan, karena memiliki aura gaib yang dapat memperluas wibawa daerah kekuasaan sebagai simbol kejayaan kerajaan.
Barangsiapa telah memasuki Puncak Mahameru, Dia tidak akan dapat mengingkarinya. Sampai suatu masa... dimana masa perebutan Mahkota telah sirna. Dan barangsiapa telah berhasil menunjukkan kesaktiannya diantara para Raja Purnama, serta empat puluh lebih Raja bersujud di Puncak Nirwana...
Tiga Bathara yang ada di atas sana akan bersedia menyanyikan dua kidung pujiannya dan memberikan berbagai macam sesajinya. Dan seketika itu pula... Mahkota Tirtapawitrasari akan berada dalam pangkuannya.
Setiap suku bangsa memiliki kekuatan dan kelemahan unik dalam perebutan kekuasaan
Makhluk paling cerdas dan ahli dalam perdagangan serta pemerintahan.
Memiliki kekuatan gaib luar biasa yang bersumber dari alam. Mereka menguasai semua ilmu aji-ajian.
Makhluk terbang yang agresif dengan kecepatan serangan tinggi. Langit adalah medan perang mereka.
Licik dan ahli dalam operasi rahasia serta spionase. Musuh tak akan mengetahui kedatangan mereka.
Makhluk besar dengan kekuatan fisik dan militer yang mengerikan. Pasukan mereka tak tertandingi.
Makhluk halus yang tidak membutuhkan makanan duniawi. Kematian adalah awal kebangkitan mereka.
Makhluk pekerja keras yang tinggal di gua dan dalam tanah. Ahli dalam pembangunan dan pertambangan.
Makhluk misterius dari hutan kegelapan dengan keahlian memanah paling handal.
Genderang hukum rimba akan selalu bergema di perayaan tujuh purnama. Siapkan strategimu sekarang.